Pengetahuan

Tiga Metode Sambungan Pipa Baja Spiral

Metode penyambungan pipa baja spiral terutama dibagi menjadi tiga jenis.

1: Sambungan flensa:

Secara umum, sambungan flensa cepat, mudah digunakan untuk konstruksi, dan memerlukan peralatan sederhana. Namun, dalam hal keamanan dan penyegelan, sambungan ini tidak dapat memenuhi persyaratan sebagian besar proyek teknik. Metode sambungan ini cocok untuk pipa dengan tekanan rendah dan pipa yang sering dipindahkan, seperti pipa drainase lumpur.

2: Koneksi Alur:

Dikenal juga sebagai teknologi sambungan klem, teknologi ini telah menjadi teknologi pilihan untuk menghubungkan pipa gas dan cairan. Meskipun perkembangan teknologi ini di Tiongkok tertinggal dari negara-negara asing, namun berkat teknologinya yang canggih, teknologi ini telah diadopsi dengan cepat oleh pasar domestik. Penerapan teknologi sambungan pipa beralur menyederhanakan prosedur penyambungan pipa yang rumit, sehingga lebih cepat dan praktis. Hal ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam teknologi penyambungan pipa.

Sambungan pipa beralur mencakup dua kategori utama:

① Sambungan pipa yang berfungsi sebagai penyambung dan penyegel antara lain sambungan kaku, sambungan fleksibel, sambungan tee mekanis, dan flensa beralur.

② Sambungan pipa yang berfungsi sebagai penyambung dan transisi meliputi siku, tee, cross, reducer, blind flange, dan pipa las spiral. Sambungan pipa beralur untuk penyambungan dan penyegelan terutama terdiri dari tiga bagian: cincin karet penyegel, klem, dan baut pengunci. Cincin penyegel karet bagian dalam ditempatkan di bagian luar pipa penyambung dan pas dengan alur yang telah digulung sebelumnya. Kemudian, klem dipasang di atas cincin karet, dan dua baut dikencangkan untuk mengamankannya. Berkat desain struktural unik yang dapat disegel dari cincin penyegel karet dan klem, sambungan beralur menunjukkan kinerja penyegelan yang sangat baik, yang meningkat seiring dengan peningkatan tekanan fluida di dalam pipa.

3: Sambungan Pipa Klem:

Sebagai metode penyambungan pipa yang canggih, metode ini dapat digunakan untuk instalasi terbuka maupun terpendam, dengan sambungan kaku maupun fleksibel. Oleh karena itu, metode ini memiliki berbagai macam aplikasi. Metode ini dapat digunakan dalam sistem air pemadam kebakaran, sistem pendingin udara air panas dan dingin, sistem pasokan air, sistem perpipaan petrokimia, sistem perpipaan termoelektrik dan militer, sistem perpipaan pengolahan limbah, dll.

Karakteristik sambungan pipa baja spiral, khususnya sambungan alur, menyederhanakan operasi penyambungan pipa, memfasilitasi konstruksi yang aman, memastikan stabilitas sistem yang baik, dan menyediakan perawatan yang mudah. ​​Metode ini menghemat waktu dan tenaga kerja, sehingga menghasilkan manfaat ekonomi yang signifikan. Meskipun fitting klem individual lebih mahal, efisiensi pemasangan keseluruhan jaringan pipa lebih tinggi daripada sambungan flensa.