Pengetahuan

Jenis, Spesifikasi, Karakteristik, dan Aplikasi Pipa Baja

1. Klasifikasi berdasarkan diameter luar

Tabung kapiler: Di bawah 10 mm

Pipa berdiameter kecil: 10,3 (1/8") hingga 102 (3"/8") mm

Pipa berdiameter sedang: 114 (4") hingga 508 (20") atau 660 (20") mm

Pipa berdiameter besar: Lebih dari 508 (atau 660) mm

2. Klasifikasi berdasarkan rasio diameter pipa terhadap ketebalan dinding

Pipa berdinding ekstra tebal: Diameter/Ketebalan dinding < 5,5 atau Ketebalan dinding/Diameter > 0.18

Pipa berdinding tebal: Diameter/Ketebalan dinding antara 5,5 dan 10.0 atau Ketebalan dinding/Diameter antara 0.18 dan 0,10

Pipa standar: Diameter/Ketebalan dinding antara 9,1 dan 20 atau Ketebalan dinding/Diameter antara 0.12 dan 0,05

Pipa berdinding tipis: Diameter/Ketebalan dinding antara 20.1 dan 50 atau Ketebalan dinding/Diameter antara 0,05 dan 0,02

Pipa berdinding ekstra tipis: Diameter/Ketebalan dinding > 50 atau Ketebalan dinding/Diameter < 0,02

3. Klasifikasi berdasarkan aplikasi

Pipa transmisi: Digunakan untuk transportasi pipa air, gas, minyak, gas alam, dan padatan.

Pipa struktural: Dimanfaatkan dalam konstruksi, berbagai struktur baja, dan pembuatan furnitur.

Pipa produksi mesin: Digunakan pada industri otomotif, mesin pertanian, dan produksi mesin.

Pipa boiler dan penukar panas: Meliputi pipa air boiler, pipa asap, pipa pemanas dan pemanas awal, pipa penukar panas dalam industri kimia dan petrokimia, serta pipa untuk pendinginan, kondensasi, dan aplikasi suhu rendah lainnya.

Pipa pengeboran dan produksi minyak: Digunakan untuk batang pengeboran minyak, pipa selubung, dan lain-lain.