Pengetahuan

Pengantar Pipa Baja Las

Pipa baja las, juga dikenal sebagai pipa las, adalah tabung baja yang dibentuk dengan mengelas pelat baja atau strip baja setelah digulung menjadi bentuk. Proses produksi pipa baja las sederhana, dengan efisiensi produksi tinggi, berbagai spesifikasi, dan investasi peralatan rendah. Namun, kekuatannya umumnya lebih rendah daripada pipa baja tanpa sambungan. Sejak tahun 1930-an, dengan perkembangan pesat produksi baja strip berkualitas tinggi dengan penggulungan terus-menerus dan kemajuan dalam teknologi pengelasan dan inspeksi, kualitas sambungan las terus meningkat, yang mengarah pada peningkatan variasi spesifikasi pipa baja las, yang secara bertahap telah menggantikan pipa baja tanpa sambungan di banyak bidang. Pipa baja las diklasifikasikan menjadi pipa las longitudinal dan pipa las spiral berdasarkan bentuk sambungan lasnya.

Pipa las longitudinal memiliki proses produksi yang sederhana, efisiensi produksi yang tinggi, biaya rendah, dan pengembangan yang cepat. Pipa las spiral umumnya memiliki kekuatan yang lebih tinggi daripada pipa las longitudinal, sehingga memungkinkan produksi pipa berdiameter lebih besar dari billet yang lebih sempit, dan pipa dengan diameter berbeda dari billet dengan lebar yang sama. Namun, dibandingkan dengan pipa longitudinal dengan panjang yang sama, panjang jahitan las meningkat sebesar 30-100%, dan kecepatan produksinya lebih rendah. Oleh karena itu, pipa las berdiameter lebih kecil sebagian besar mengadopsi pengelasan longitudinal, sedangkan pipa berdiameter lebih besar biasanya menggunakan pengelasan spiral.

Pipa Baja Las Longitudinal untuk Transmisi Fluida Bertekanan Rendah (GB/T 3092-2008), juga dikenal sebagai pipa las biasa atau pipa hitam, digunakan untuk mengalirkan air, gas, udara, minyak, uap pemanas, dan fluida bertekanan rendah lainnya, serta untuk keperluan lainnya. Pipa-pipa tersebut diklasifikasikan menjadi tipe dinding biasa dan tebal berdasarkan ketebalan dindingnya, dan menjadi pipa ujung polos dan ujung berulir berdasarkan konfigurasi ujungnya. Spesifikasi pipa dinyatakan dalam diameter nominal (mm), yang merupakan nilai perkiraan diameter dalam. Diameter ini sering dinyatakan dalam inci, seperti 1½, dst. Selain digunakan langsung untuk transmisi fluida, pipa ini juga banyak digunakan sebagai pipa dasar untuk pipa baja las galvanis untuk transmisi fluida bertekanan rendah.

Pipa Baja Las Listrik Galvanis untuk Transmisi Fluida Bertekanan Rendah (GB/T 3091-2015), yang umumnya dikenal sebagai pipa putih, adalah pipa baja las galvanis celup panas (las tungku atau las listrik) yang digunakan untuk mengalirkan air, gas, udara, minyak, uap pemanas, air panas, dan fluida bertekanan rendah lainnya atau untuk keperluan lain. Pipa-pipa ini dikategorikan menjadi jenis galvanis biasa dan tebal berdasarkan ketebalan dinding, dan menjadi pipa galvanis ujung polos dan ujung berulir berdasarkan konfigurasi ujung. Spesifikasi ditunjukkan oleh diameter nominal (mm), yang merupakan perkiraan diameter dalam, yang sering dinyatakan dalam inci, seperti 1½, dst.

Casing Kawat Baja Karbon Biasa (GB 3640-88) digunakan dalam proyek instalasi listrik untuk bangunan industri dan sipil, instalasi mesin, dan aplikasi lain untuk melindungi kabel listrik.

Pipa Baja Las Listrik Longitudinal (GB/T 13793-2016) adalah pipa dengan jahitan las sejajar dengan arah memanjang pipa. Pipa ini biasanya diklasifikasikan menjadi pipa baja las listrik metrik, pipa berdinding tipis las listrik, pipa minyak pendingin transformator, dll.

Pipa Baja Las Busur Terendam Spiral untuk Transmisi Fluida Bertekanan (SY 5036-83) dibuat dari potongan baja canai panas, dibentuk menjadi spiral pada suhu ruangan, dan dilas menggunakan metode pengelasan busur terendam dua sisi. Pipa ini digunakan untuk mentransmisikan fluida bertekanan. Pipa ini memiliki kemampuan menahan tekanan yang kuat, kinerja pengelasan yang sangat baik, serta andal dan aman untuk digunakan setelah menjalani inspeksi dan pengujian ilmiah yang ketat. Dengan diameter besar dan efisiensi transmisi yang tinggi, pipa ini dapat menghemat biaya pemasangan pipa dan terutama digunakan untuk pipa minyak dan gas alam.

Pipa Baja Las Frekuensi Tinggi Spiral untuk Transmisi Fluida Bertekanan (SY 5038-83) dibuat dari potongan baja canai panas, dibentuk menjadi spiral pada suhu ruangan, dan dilas menggunakan metode pengelasan tumpang tindih frekuensi tinggi. Pipa ini memiliki kemampuan menahan tekanan yang kuat, plastisitas yang baik, dan mudah dilas serta diproses. Pipa ini andal dan aman digunakan setelah menjalani berbagai inspeksi dan pengujian ilmiah yang ketat. Dengan diameter besar dan efisiensi transmisi yang tinggi, pipa ini dapat menghemat biaya pemasangan pipa dan terutama digunakan untuk memasang pipa minyak dan gas alam.

Pipa Baja Las Busur Terendam Spiral untuk Transmisi Fluida Tekanan Rendah Umum (SY5037-83) dibuat dari potongan baja canai panas, dibentuk menjadi spiral pada suhu ruangan, dan dilas menggunakan metode pengelasan busur terendam otomatis dua sisi atau pengelasan satu sisi. Pipa ini digunakan untuk mentransmisikan fluida bertekanan rendah seperti air, gas, udara, dan uap.

Pipa Baja Las Frekuensi Tinggi Spiral untuk Transmisi Fluida Tekanan Rendah Umum (SY 5039-83) dibuat dari strip baja canai panas, dibentuk menjadi spiral pada suhu ruangan, dan dilas menggunakan metode pengelasan tumpang tindih frekuensi tinggi. Pipa ini ditujukan untuk mentransmisikan fluida tekanan rendah umum.

Pipa Baja Las Spiral untuk Tiang Pancang (SY 5040-83) terbuat dari potongan baja yang digulung panas, dibentuk menjadi spiral pada suhu ruangan, dan dilas menggunakan metode pengelasan busur terendam dua sisi atau pengelasan frekuensi tinggi. Pipa ini digunakan dalam struktur teknik sipil, dermaga, jembatan, dan tiang pondasi lainnya.